Cara Bikin Laporan Keuangan Bulanan yang Gampang Banget!

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya baik-baik saja dan selalu dalam keadaan yang sehat ya. Kali ini, saya ingin berbagi tentang sesuatu yang mungkin terdengar membosankan bagi sebagian orang, yaitu laporan keuangan bulanan. Tapi jangan khawatir, saya janji akan membuatnya seru dan mudah dipahami!

Sebagai seorang pemilik usaha atau bahkan sebagai individu yang bertanggung jawab atas keuangan pribadi, membuat laporan keuangan bulanan adalah hal yang sangat penting. Laporan ini memberikan kita gambaran yang jelas tentang bagaimana uang kita mengalir, pengeluaran apa saja yang harus dikurangi, dan juga membantu kita merencanakan masa depan keuangan dengan lebih baik.

Namun, seringkali laporan keuangan bulanan menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang. Mungkin karena terlalu banyak angka-angka yang harus dihitung, rumus-rumus yang rumit, atau bahkan karena takut melihat angka-angka yang tidak menguntungkan. Tapi, jangan khawatir! Saya di sini untuk membantu Anda membuat laporan keuangan bulanan yang gampang banget!

Tips Membuat Laporan Keuangan Bulanan yang Gampang

Pertama-tama, kita perlu menyiapkan beberapa hal sebelum membuat laporan keuangan bulanan. Pertama, kita butuh catatan pengeluaran dan pemasukan selama satu bulan. Jadi, pastikan kita mencatat semua transaksi keuangan kita dengan teliti. Kedua, kita butuh lembar kerja atau software spreadsheet seperti Microsoft Excel untuk memudahkan kita dalam mengatur data keuangan.

Baca Juga  Cara Menghitung Return Saham Terlengkap, Yuk Cari Tahu!

Setelah semua persiapan sudah siap, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengumpulkan semua catatan pengeluaran dan pemasukan kita selama satu bulan. Pastikan tidak ada yang terlewat, ya! Setelah itu, kita bisa mulai menginput semua data tersebut ke dalam lembar kerja atau software spreadsheet yang telah kita siapkan.

Tabel Keuangan

Sekarang, mari kita mulai membuat laporan keuangan bulanan. Pertama, buatlah kolom-kolom di lembar kerja kita. Kolom pertama bisa kita beri judul “Tanggal” untuk mencatat tanggal transaksi. Kolom kedua bisa kita beri judul “Deskripsi” untuk mencatat keterangan transaksi. Kolom ketiga bisa kita beri judul “Pemasukan” untuk mencatat jumlah pemasukan yang masuk. Dan kolom keempat bisa kita beri judul “Pengeluaran” untuk mencatat jumlah pengeluaran yang keluar.

Setelah membuat kolom-kolom tersebut, kita bisa mulai mengisi data keuangan kita. Mulailah dari tanggal pertama bulan hingga tanggal terakhir bulan tersebut. Setiap kali kita memiliki transaksi, catatlah tanggal transaksi, keterangan transaksi, jumlah pemasukan atau pengeluaran. Jangan lupa untuk mengisi kolom yang sesuai dengan jenis transaksi tersebut.

Ringkasan

Setelah semua data tercatat dengan benar, kita bisa melanjutkan ke langkah berikutnya. Kali ini, kita akan membuat ringkasan dari laporan keuangan bulanan kita. Buatlah kolom baru dengan judul “Total Pemasukan” dan “Total Pengeluaran”. Di kolom “Total Pemasukan”, kita bisa menggunakan rumus sederhana seperti =SUM(seluruh kolom pemasukan). Sedangkan di kolom “Total Pengeluaran”, kita juga bisa menggunakan rumus serupa yaitu =SUM(seluruh kolom pengeluaran).

Baca Juga  Cara Menghitung Return Saham Terlengkap, Yuk Cari Tahu!

Setelah itu, kita bisa membuat kolom baru dengan judul “Total Keuntungan” atau “Total Kerugian”. Di kolom ini, kita bisa menggunakan rumus sederhana seperti =Total Pemasukan – Total Pengeluaran. Dengan rumus ini, kita bisa melihat apakah kita mendapatkan keuntungan atau kerugian selama satu bulan.

Grafik

Selain itu, kita juga bisa membuat grafik atau diagram untuk memvisualisasikan laporan keuangan bulanan kita. Misalnya, kita bisa membuat grafik batang yang menunjukkan perbandingan antara pemasukan dan pengeluaran kita. Dengan grafik ini, kita bisa melihat dengan jelas bagaimana pengeluaran kita dibandingkan dengan pemasukan kita.

Selain itu, kita juga bisa membuat grafik garis yang menunjukkan perkembangan keuangan kita dari bulan ke bulan. Dengan grafik ini, kita bisa melihat apakah keuangan kita mengalami peningkatan atau penurunan dari waktu ke waktu.

Setelah semua langkah selesai, laporan keuangan bulanan kita sudah jadi! Kita bisa mencetaknya atau menyimpannya dalam bentuk file elektronik untuk referensi di masa depan. Dengan memiliki laporan keuangan bulanan yang teratur dan akurat, kita bisa mengendalikan keuangan kita dengan lebih baik.

Kesimpulan

Nah, itulah cara membuat laporan keuangan bulanan yang gampang banget! Ingat, kunci utamanya adalah keseriusan dan konsistensi dalam mencatat setiap transaksi keuangan. Dengan demikian, kita bisa memiliki laporan keuangan yang akurat dan dapat digunakan sebagai panduan dalam mengatur keuangan kita.

Baca Juga  Cara Menghitung Return Saham Terlengkap, Yuk Cari Tahu!

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membantu teman-teman dalam membuat laporan keuangan bulanan yang gampang banget! Jangan lupa untuk selalu mengatur keuangan dengan bijak dan tetap disiplin dalam mencatat setiap transaksi. Selamat mencoba!

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *